Pada materi ini dijelaskan bahwa senyawa polar dengan non polar memiliki beberapa perbedaan antara lain untuk senyawa polar mempunyai beda elektronegativitas, mempunyai PEB (Pasangan Elektron Bebas), bentuk molekulnya tidak simetris, tidak bisa dipengaruhi oleh medan magnet, dan mempunyai momen dipol, sedangkan senyawa non polar tidak ada beda elektronegativitas, tidak mempunyai PEB, bentuk molekulnya simetris, dipengaruhi oleh medan magnet, dan  momen dipolnya nol. 

Selain itu, molekul-molekul dalam zat cair atau dalam zat padat diikat oleh gaya tarik menarik antar molekul. Oleh karena itu, untuk mencairkan zat padat atau menguapkan zat cair diperlukan energi untuk mengatasi gaya tarik-menarik antar molekul. Makin kuat gaya tarik antar molekul, makin banyak energi yang diperlukan untuk mengatasinya, maka semakin tinggi titik cair atau titik didih. Molekul-molekul dalam suatu zat saling berinteraksi dengan yang lainnya. Jenis gaya antar molekul antara lain Gaya van der Waals dan Ikatan Hidrogen. Gaya van der Waals terdiri dari gaya dipol-dipol dan gaya London (non dipol-non dipol). Untuk mempelajari materi lebih lanjut silahkan KLIK LINK MATERI berikut ini.

LINK MATERI: https://drive.google.com/file/d/1meIatBMyDUdxG2nPdcrPDfv_gbwbcPM9/view?usp=sharing