RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

 

Sekolah                               : SMA  SHAFTA

Mata Pelajaran                    : Fisika

Kelas/Semester                    : XI / Genap

Materi Pokok                       : Pemanasan global dan dampaknya bagi kehidupan serta lingkungan

Alokasi Waktu                     : 4 Minggu x 4 Jam Pelajaran @45 Menit

 

  1. Kompetensi Inti
  • KI-1 dan KI-2:Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, santun, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), bertanggung jawab, responsif, dan pro-aktif dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa, negara, kawasan regional, dan kawasan internasional”.
  • KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
  • KI4: Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
  • Kompetensi Dasar

    Indikator

    3.12        Menganalisis gejala pemanasan global dan dampaknya bagi kehidupan serta lingkungan

    • Menjelaskan aktifitas manusia yang mengakibatkan berbagai dampak pemanasan global, efek rumah kaca, dan perubahan iklim
    • Menganalisis fenomena pemanasan global, efek rumah kaca, perubahan iklim serta dampak yang diakibatkan bagi manusia
    • Menjelaskan hasil-hasil kesepakatan Global IPCC, Protokol Kyoto, dan APPCDC terkait pemanasan global

    4.12        Mengajukan ide/gagasan penyelesaian masalah pemanasan global sehubungan dengan gejala dan dampaknya bagi kehidupan serta lingkungan

    • Menyajikan  ide/gagasan penyelesaian masalah pemanasan global sehubungan dengan gejala dan dampaknya bagi kehidupan serta lingkungan

MATERI

Pemanasan Global – Global Warming atau saat ini dikenal dengan perubahan iklim global (climate change) merupakan memanasnya iklim bumi secara umum. Dengan bertambahnya panas dari tahun ke tahun, maka akan membuat beberapa tempat pada wilayah tertentu mengalami perubahan yang lumayan ekstrim dari biasanya.

Dengan terjadinya peningkatan suhu maka akan menyebabkan perubahan – perubahan seperti naiknya permukaan air laut, perubahan pola presipiyas ataupun jumlah serta lainnya. Disamping itu, pemanasan global juga akan mengakibatkan pengaruh terhadap hasil pertanian, punahnya berbagai jenis hewan, serta hilangnya gletser.

Penyebab Pemanasan Global

Terjadinya pemanasan global tentu diawali dengan adanya suatu hal yang dikerjakan dibumi ini, baik dari fenomena alam ataupun perbuatan manusia tersebut. Berikut beberapa hal penyebab terjadinya pemanasan global ialah :

1. Efek Rumah Kaca & Bahan Bakar Fosil

Efek rumah kaca adalah suatu proses naiknya suhu di permukaan bumi dikarenakan adanya perubahan atmosfer bumi. Dimana sinar matahari yang seharusnya dipantulkan ke luar angkasa, namun tidak bisa dipantulkan secara sempurna sehingga sinar tersebut tetap berada dalam atmosfer.

2. Gas Metana

Gas metana biasanya berasal dari sebuah peternakan dan berdasarkan faktanya gas metana jauh lebih banyak dihasilkan oleh peternakan sapi dibandingkan dengan industri minyak.

3. Perubahan Iklim Global

Dengan adanya perubahan iklim global tentu mempunyai potensi besar terhadap pemanasan. Disamping hal tersebut, dampak perubahan iklim global ini dapat di lihat serta di amati secara langsung dilingkungan sekitar.

Sebagai contoh seperti mencairnya glester, terdapatnya es di sungai, aliran air tiba – tiba menjadi lebih cepat, kemunculan flora maupun fauna dimana penyebarannya tidak sesuai dengan data yang sudah ditetapkan sebelumnya.

4. Karbondioksida

Karbondioksida dimana berlebih dengan cirinya yang memang panas telah menjadi penyebab utama global warming, namun penyebab banyaknya karbondioksida salah satunya pembakaran fosil dari sekian banyak penyebab lainnya.

 

 

5. Pemanasan Suhu

Dampak atas pemanasan suhu yang besar ini juga sebenarnya cukup mengkhawatirkan maupun memprihatinkan. Pernah tercatat bahwa 600.000 kematian pada tahun 1990 dimana terjadi akibat bencana alam yang berkaitan erat terhadap cuaca itu sendiri. Disamping mengakibatkan kematian, dapat juga memicu dampak buruk bagi seseorang yang mengidap penyakit tertentu.

Proses Pemanasan Global

Terjadinya pemanasan global diawali dari cahaya matahari dimana menyinari bumi. Selanjutnya panas yang dihasilkan dari cahaya matahari tersebut akan diserap dengan bumi. Namun, ternyata hanya sebagian saja yang diserap sehingga sebagian lagi kembali ke luar angkasa (atmosfir)

Dikarenakan pada atmosfir banyak gas penyebab efek rumah kaca seperti gas sulfur dioksida SO2, gas karbon dioksida (CO2), metana, uap air serta lainnya. Hal ini akan menyebabkan panas matahari tidak bisa keluar dari permukaan bumi. Sehingga akan terperangkap, artinya panas matahari akan memantul ke bumi lagi, hal ini terjadi secara terus – menerus tiap hari.

Semakin banyak panas matahari yang masuk ke bumi, maka akan semakin banyak gas yang tidak bisa dikembalikan lagi ke atmosfir sehingga menyebabkan bumi semakin panas maka ini dikatakan pemanasan global atau global warming

1. Pergantian Musim Tidak Menentu

Dengan adanya pergantian musim yang begitu cepat, maka salah satu dampak pemanasan global yang begitu terlihat. Apalagi bagi daerah subtropis maupun pegunungan yang ditutupi oleh salju, tiba – tiba es dan salju semakin hari semakin cepat mencair karena panas bumi saat itu.

2. Banyak penyakit baru

Tidak lebih dari 30 jenis penyakit baru muncul pada tahun 1976 – 2008, hal ini menyebabkan mimpi buruk bagi dunia kesehatan, bahkan menyembuhkan 1 jenis penyakit seperti HIV / DBD saja begitu sulit.

Secara logika, adanya pemanasan global membuat naiknya suhu udara serta membuat nyamuk akan lebih banyak berkembang serta sering melakukan perkawinan satu dengan lain, dengan begitu mempercepat pertumbuhan nyamuk.

3. Produksi Pertanian Menurun

Penurunan produksi pertanian menjadi salah satu dampak juga dikarenakan perubahan musim yang tidak menentu dan tidak dapat diprediksi secara tepat kapan datangnya.

4. Perubahan Pola Hidup Binatang

Hewan juga akan terkena dampak pemanasan global, dikarenakan mengeringnya sumber mata air, sehingga hewan di tempat tersebut juga akan lebih sulit untuk mempertahankan hidupnya.

Dengan begitu, kemungkinan beberapa hewan akan bermigrasi ke tempat tinggal yang lain demi melangsungkan hidupnya, sebagai contoh saat ini banyak monyet mencari makanan di kampung penduduk.

5. Banyak Tumbuhan Mati

Disamping yang terjadi terhadap hewan dikarenakan suhu di muka bumi meningkat serta membuat air semakin mengering. Maka secara tidak langsung akan membuat banyak tumbuhan maupun pohon mati.

Apa yang dimaksud pemanasan global menurut National Wildlife Federation ?

Menurut NWF, suatu peningkatan suhu udara di bumi dimana mengakibatkan terjadinya berbagai bencana alam, seperti : badai, kekeringan, banjir, serta sebagainya disebut sebagai global warming. Disamping itu juga bisa mengakibatkan perubahan landscape kehidupan di bumi serta membunuh banyak species.

Bagaimana dampak yang ditimbulkan karena adanya pemanasan global ?

Berikut beberapa dampak yang ditimbulkan karena terjadinya pemanasan global ialah :
1. Permukaan laut akan terus meningkat dengan sendirinya sehingga bisa membahayakan orang – orang yang tinggal di pesisir.
2. Mencairnya puncak es, hal ini dikarenakan permukaan laut di kutub utara meningkat pertama kalinya setelah ratusan tahun terakhir. Bahkan sampai kapal dapat melewati kawasan yang awalnya tertutup es tersebut.
3. Akan membahayakan ekosistem terumbu karang.

Bagaimana cara mengatasi dampak yang ditimbulkan dari pemanasan global ?

Berikut beberapa cara mengatasi dampak yang ditimbulkan ialah :
1. Berinvestasi dalam produk ramah lingkungan.
2. Hemat penggunaan listrik.
3. Mengurangi penggunaan energi fosil.
4. Mengurangi adanya penebangan pohon.
5. Mengurangi penggunaan kendaraan dimana sangat menyebabkan polusi.
6. Beralih menggunakan energi yang ramah lingkungan.