Tak dapat dipungkiri bahwa ada beberapa hari di bulan Dzulhijjah yang sangat ditunggu bagi umat Islam untuk melaksanakan  puasa selama Sembilan hari. Di samping Rasullullah menganjurkan umatnya untuk beramal shaleh pada Bulan Dulhijjah.

“Tidak ada hari-hari yang amal salehnya paling disukai oleh Allah SWT daripada hari-hari ini , yaitu sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Bertanya pada sahabat, Sekalipun jihad fi Sabilillah, wahai Rasulullah “. Rasullullah menjawab, “ Sekalipun jihad fi sabilillah, kecuali seorang yang keluar (jihad fi sabilillah) dengan dirinya dan hartanya kemudian tidak kembali.

Dengan adanya anjuran dari Rasulullah marilah kesempatan ini kita manfaatkan sebaik mungkin dan senantiasa berharap ridho dari Allah SWT.  Keutamaan puasa tujuh hari pertama Dzulhijjah pernah disabdakan Rasulullah sebagaimana diriwayatkan Ibn ‘ Abbas ra. Hari pertama puasa maka Allah akan mengampuni segala dosanya hari kedua seakan-akan dia telah beribadah selama setahun penuh tanpa disertai kemaksiatan sekejap atau sekalipun. Sementara untuk hari ketiga dikabulkannya doa nabi Zakaria. Hari keempat akan diselamatkan dari kesengsaraan dan kemiskinan

Hari kelima, barangsiapa yang puasa pada hari itu akan terbebas dari kemunafikan dan siksa kubur. Hari keenam, Allah akan memandangnya denga pandangan rahmat dan tidak akan disisihkan. Untuk hari ketujuh ditutupnya pintu-pintu jahanam dan tidak akan dibuka kembali sebelum hari yang kesepuluh dan  Allah akan menutup 30 pintu kesusahannya dan kesukaran serta membuka 30 pintu kesenangan  dan kemudahan, tidak lupa juga melakukan puasa sunnah Arafah yang dilaksanakan pada hari kesembilan Dzulhijjah bagi yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji. Semoga kita bisa melakukan puasa sunnah di bulan Dzulhijjah di tahun ini.