Tak terasa kegiatan daring MPLS berlangsung tiga hari. Untuk materi daring hari ketiga dipaparkan secara langsung dengan materi tata krama siswa yang disampaikan ustadzah Indah Yulianingsih. Secara bertahap tata krama dijabarkan hal-hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan siswa. Dengan tata krama diharapkan siswa menghargai dirinya sendiri dan teman-teman di sekolah serta kepada bapak Ibu guru. Tak terkecuali tata krama bukan sekadar aturan namun memberikan nilai saling menghargai orang lain.

Untuk materi kedua tentang tata tertib sekolah disampaikan ustadz Mochamad Masduki. Ustadz Masduki menjelaskan tentang peraturan yang harus ditaati bersama saat di sekolah mulai masuk jam sekolah hingga pulang sekolah. Bagi yang melanggar tata tertib dikenakan point tersendiri sesuai dengan bentuk kesalahan yang dibuatnya. Tata tertib yang dibuat nantinya diketahui seluruh siswa dan orang tua dengan menandatangani secara langsung saat ada waktu tersendiri.

Sementara itu untuk materi ketiga tentang pembinaan mental agama disampaikan ustadz Kholisol Muhlis yang sejak awal menekankan pentingnya bagi siswa di SMA Shafta untuk ikut serta kegiatan agama yang dilakukan mulai sholat dhuha berjamaah, mengaji, sholat wajib berjamaah dan kegiatan lainnya. Point penting yang paling utama yaitu meningkatkan kualitas tingkat pemahaman agama dan praktiknya di kehidupan sehari-hari sekaligus memberikan kontribusi kepada lingkungan sekitarnya.