Adanya wabah virus Covid-19 di Indonesia, proses pembelajaran di sekolah akhrinya diliburkan tiga minggu. Namun proses pendidikan tetap berjalan walaupun siswa dan guru berada di rumah, Dengan sistem pembelajaran online semua pembelajaran di sekolah dapat dilakukan dengan baik. Awalnya memang berat bagi siswa yang belum terbiasa melakukan proses daring.

Kesibukan guru untuk menyiapkan materi kelas X dan XI dalam bentuk soal ataupun pembelajaran dilakukan saat guru piket di sekolah maupun mengerjakan di rumah. Tidak ada kata untuk istirahat atau bersantai-santai di rumah, Jika sudah selesai masih ada satu tugas guru untuk menilai pekerjaan yang sudah dikerjakan siswa.

Sementara itu guru yang memberikan materi ke siswa melalui beberapa aplikasi e-learning seperti Google Hangout dan Quipper. Untuk pembelajaran e-learning yang dipakai di SMA dapat digunakan setelah memperoleh link dari guru mata pelajaran yang dishare di grup wali kelas melalui Whatsapp. Yang terpenting setiap siswa harus memperhatikan jadwal yang sudah dibuat sekolah. Untuk pemberian materi selama satu hari hanya ada tiga mata pelajaran yang disampaikan ke siswa.

Melalui pembelajaran online diharapkan semua guru ataupun siswa selalu mengadakan interaksi melalui daring. Untuk ke depannya penyampaian materi akan lebih mengena dengan membuat materi dengan tatap muka secara langsung dan bisa tatap muka walau melalui daring. Jika hal ini terus dikembangkan maka penyampaian materi melalui daring sudah menjadi kebiasaan walau guru hadir maupun tidak hadir.