Isra Miraj adalah peristiwa penting bagi umat Islam. Peristiwa ini merupakan perjalanan di malam hari yang dilakukan Nabi Muhammad SAW ke Sidratul Muntaha di langit ke tujuh. Peristiwa ini terjadi pada 27 Rajab di tahun ke delapan kenabian. Pada tahun 2020 Isra Miraj diperingati pada Minggu (22/3). Kisah Isra Miraj terdapat dalam Al Quran surat Al Isra. Isra berarti perjalanan di malam hari, sedangkan Miraj berarti naik atau diangkat ke Sidratul Muntaha. Di malam itu, Rasulullah bersama Malaikat Jibril melakukan perjalanan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina. Lalu, Nabi diangkat ke langit ke tujuh untuk bertemu dengan Allah.

Mari kita meneladani sikap dan sifat Rasulullah SAW dalam menghadapi kebahagiaan, kesedihan, bencana, dan segala hal. Mendekatkan diri kepada Allah merupakan salah satu cara terbaik sebagai upaya untuk menghindarkan penyakit dengan pengobatan dan upaya semaksimal mungkin.

Upaya untuk mendekatkan diri dengan melalui doa agar terhindar dari segala penyakit perlu dilakukan agar seluruh bangsa Indonesia, masyarakat, bapak dan ibu guru serta seluruh siswa Sekolah Islam Shafta terhindar dan dijauhkan serta disembuhkan penyakitnya bagi yang terkena penyakit ini.

Berikut doanya:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

لآ إِلٰـــهَ إِلَّا اللهُ، الْعَظِيْمُ الْـحـَلِيْمُ، لآ إِلٰــــهَ إِلَّا اللهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، لآ إِلٰهَ إِلَّا اللهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ وَرَبُّ الْأَرْضِ،وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيْمِ

Artinya : “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Agung dan Maha Lembut Kasih Sayangnya, Tiada Tuhan selain Allah Yang memiliki ‘arsy yang agung, Tiada Tuhan selain Allah Rabb (Penguasa) seluruh langit dan bumi, dan Tuhannya `arsy yang mulia.”

اَللّٰهُمَّ إِنّـِيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ، وَالْجـُنُوْنِ، وَالْـجُذَامِ، وَمِنْ سَيِّـئِ الْأَسْقَامِ

Artinya : “Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari penyakit belang, gila dan lepra serta dari penyakit-penyakit yang buruk (membahayakan).”