Semakin merebaknya akibat yang ditimbulkan virus Covid-19 menjadikan seluruh sendi kehidupan menjadi  tidak seimbang di dunia pada umumnya dan  khususnya di Indonesia. Agar tidak semakin banyak penderita, akhirnya pemerintah  meliburkan sekolah selama dua pekan. Imbasnya seluruh sekolah mulai TK hingga perguruan tinggi diliburkan. Hal ini berdampak sistem belajar siswa mengalami perubahan besar.

Menyikapi hal ini pemerintah sudah memberikan arahan untuk sekolah tetap melaksanakan pembelajaran dengan sistem daring. Tak ketinggalan seluruh guru tetap masuk dengan membuat soal, modul atau materi sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Di hari pertama libur seluruh guru sudah disibukkan dengan kegiatan membuat soal atau materi pembelajaran secara online. Dengan dipandu salah satu guru, seluruh guru langsung membuat materi atau soal yang akan diberikan kepada siswa utuk belajar di rumah.

Kurang lebih setengah hingga satu jam pembuatan modul  dan soal sudah selesai langsung dikirim ke seluruh siswa melalui WA grup kelas masing-masing. Tak berapa lama respon siswa ketika menerima langsung mengerjakan soal demi soal atau belajar secara mandiri di rumah masing-masing. Walau kondisi masih belum stabil, belajar terus akan digalakkan sesuai dengan kebutuhan sekolah masing-masing. Ternyata dengan pembelajaran secara daring ini disatu sisi memang kurang nyaman karena hanya dalam bentuk materi tanpa tatap muka. Namun setidaknya memberikan pembelajaran bagi siswa walau kondisi belum memungkinkan belajar terus dan harus dilakukan.